Dengan Sekolah Pasar Tinggalkan Kesan Kumuh pada Pasar Tradisional

sp3.jpeg

Kominfo, Sidoarjo - Seiring dengan bermunculan bisnis ritel modern serta perkembangan pembangunan Kabupaten Sidoarjo khususnya dilingkungan pasar tradisional baik secara fisik maupun kemampuan pengelola dan berdagang, yang menimbulkan berbagai problem yang perlu diatasi bersama maka Pemerintah Kabupaten Sidoarjo melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan bekerja dengan Universitas Negeri Surabaya serta para stake holder di Kabupaten Sidoarjo melakukan inovasi serta terobosan-terobosan untuk mengatasi hal tersebut dengan mengadakan Sekolah Pasar.

Dalam acara yang dikemas dalam Pembinaan Pegawai dan Pemantapan Sekolah Pasar Menuju Standar Nasional Indonesia yang digelar di kantor Dinas Perindustrian dan Pedagangan Kabupaten Sidoarjo, Kamis 27/12 Dr. Feni Apridawati menyampaikan dengan perkembangan masyarakat dalam bertransaksi dan bersaingnya pasar tradisional dengan pasar modern, tentu harus ada cara untuk mengubah pasar tradisional yang nerkesan kumuh dan tak terawat menjadi pasar semi modern yang nyaman untuk para pedagang dan pembeli.

" Bekerjasama dengan Fakultas Ekonomi Universitas Negeri surabaya, pada dengan sekolah pasar ini saya berharap nantinya kepada para pedagang akan mengetahui etika berbisnis serta menejemen perdagangan"ucap Bu Feny

Dekan Fakultas ekonomi Universitas Negeri Surabaya menyampaikan bahwa kerjasama ini merupakan hal yang luar biasa dimana hasil riset dan study kampus selama ini bisa di wujudkan kepada masyarakat khususnya di Kabupaten Sidoarjo dalam bentuk Sekolah Pasar, dalam hal ini dimana sistem yang dipakai dalam bentuk sistem pendidikan informal bisa menguatkan pasar trandional menjadi pasar semi modern yang berstandart SNI.

sp2.jpeg

Pada kegiatan yang diikuti oleh kurang lebih 200 peserta ini di buka secara langsung oleh Bupati sidoarjo H. Saiful Ilah, SH.Mhum yang didampingi oleh Sekretaris Daerah Kab.Sidoarjo H.Ahmad Zaini serta kepala Kemenag Kabupaten Sidoarjo menyampaikan bahwa

Dengan peningkatan pembangunan ini tentunya pemerintah berharap kedepannya pasar tradisional bisa bersaing dalam mendapatkan pasar yang berstandar nasional indonesia (SNI) dimana tahun ini telah diusulkan 3 pasar (SNI) dalam skala sedang, yaitu pasar sukodono, pasar wonoayu dan pasar gedangan.

"Saya berharap kepada para pedagang nantinya belajar secara bersungguh-sungguh agar ilmu yang diperoleh bisa diserap dengan maksimal dan kedepan bisa diberikan nilai hasil study dalam bentuk sertifikat kepada para pedagang yang mengikuti sekolah pasar". Tambanya mengakiri sambutan

Pada sekolah pasar ini dilaksanakan pada saat para pedagang istirahat atau pada saat kondisi pasar mulai agak sepi.(yu/kominfo)

Posted in "Berita"