Bupati Sidoarjo Paparkan Capaian Kinerja OPD Selama Tahun 2018

kom2.jpeg

KOMINFO, Sidoarjo - Berbagai capaian program kerja Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Sidoarjo di paparkan Bupati Sidoarjo H. Saiful Ilah SH,M.Hum dihadapan puluhan wartawan yang bertugas di Kabupaten Sidoarjo. Ia jelaskan apa saja program pembangunan yang telah dilakukan masing-masing OPD itu pada kegiatan Jumpa Pers Akhir Tahun 2018 yang digelar Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Sidoarjo di Pendopo Delta Wibawa, Kamis, (27/12). Kegiatan tersebut juga dihadiri seluruh OPD Kabupaten Sidoarjo.

Bupati Sidoarjo mengatakan Pemerintah Kabupaten Sidoarjo telah melaksanakan berbagai pembangunan. Namun ia sadari masih ada beberapa  pembangunan infrastruktur yang masih dalam proses pembangunan. Seperti halnya proyek pembangunan yang ditangani Dinas PUPR Sidoarjo. Namun rata- rata proses pembangunannya telah rampung 85 – 90 persen. Hal tersebut diketahuinya langsung saat Inspeksi Mendadak/Sidak yang dilakukannya beberapa waktu yang lalu.

Sementara itu pembangunan yang masih dalam proses pengerjaannya antara lain pembangunan rumah dinas Kapolresta dan Wakapolresta Sidoarjo, proyek peningkatan Jalan Raden Patah, Sentra PKL di Jalan Gajah Mada, renovasi sekolah SDN Sidokare, pembangunan jalan beton di Lingkar Timur dan Raya Kludan Tanggulangin, serta pengembangan Puskesmas Krembung. Selain itu dalam sidak yang dilakukannya menggunakan motor saat itu, bupati Sidoarjo juga melihat proyek renovasi SDN 2 Barengkrajan Krian dan pembangunan RPH Krian.

"Saya berharap proyek tersebut bisa selesai akhir tahun ini, kalau perlu dikerjakan lembur, namun demikian tidak mengurangi kualitas bangunannya,"ujarnya.

Bupati dua periode itu juga sampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Sidoarjo telah berkomitmen untuk melakukan upaya peningkatan kualitas pelayanan publik di semua sektor. Peningkatan pelayanan publik tersebut melalui inovasi-inovasi pelayanan publik. Hal tersebut sesuai dengan RPJMD Kabupaten Sidoarjo tahun 2016-2021 yang menyebutkan bahwa setiap perangkat daerah diwajibkan memiliki minimal satu inovasi pelayanan publik. Ia sebutkan sampai bulan November 2018, Kabupaten Sidoarjo telah memiliki 73 inovasi pelayanan publik. Pemkab Sidoarjo juga membuat Mal Pelayanan Publik (MPP). Hal tersebut seiring dengan penandatanganan komitmen penyelenggaraan Mal Pelayanan Publik oleh bupati Sidoarjo di hadapan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) R.I bersama 14 Kabupaten/Kota terpilih se-Indonesia pada tanggal 7 Februari 2018 di Kantor Kementerian PAN-RB R.I.

Pada tanggal 14 Desember  2018 lalu, telah dilaksanakan penandatangan kesepakatan bersama antara dirinya dengan para peserta Mal Pelayanan Publik dari unsur instansi vertical, Pemerintah Provinsi, BUMN, BUMD. Sampai saat ini ada 23 instansi yang tergabung dalam Mal Pelayanan Publik. Jenis pelayanannya mencapai 168 layanan.

“Launching MPP ini direncanakan pada tanggal 31 Januari 2019 bertepatan dengan Hari Jadi ke-160 Kabupaten Sidoarjo”ujarnya.

Sementara itu program penanggulangan bencana oleh BPBD Kabupaten Sidoarjo dilakukan dengan menjalin sinergi berbagai elemen masyarakat dan dunia usaha. Salah satunya dengan membentuk Desa Tangguh Bencana (Destana). Selain itu dibentuk forum Pengurangan Resiko Bencana (PRB) di desa dan Pos Pemadam Kebakaran. Hal tersebut sebagai upaya untuk memperkecil dampak bencana dan kebakaran.

“Sampai saat ini ada 7 Desa Tangguh Bencana yang telah terbentuk di kawasan rawan bencana yang ada di wilayah Sidoarjo,”ucap bupati Sidoarjo.

Dalam kesempatan itu ia juga menyinggung normalisasi afoer Buntung bagian hilir yang dilakukan Dinas PUPR Sidoarjo di Desa Tambakrejo. Ia katakan normalisasi yang dilakukan sejauh 2,5 km kearah Timur. Normalisasi dilakukan untuk meningkatkan kapasitas tampungan sungai dan untuk menarik debit banjir di hulu. Namun normalisasi afoer Buntung di sekitar Desa Bungurasih, Desa Janti sampai Brebek terkendala bangunan yang melanggar sempadan sungai.

“Hal ini diperlukan peran serta masyarakat untuk ikut menjaga fungsi saluran dengan tidak mendirikan bangunan di sempadan saluran sungai,”ujarnya.

Dalam kesempatan itu juga disampaikan tolak ukur keberhasilan peningkatan akuntabilitas kinerja Pemkab Sidoarjo tercermin dari Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) yang dikeluarkan oleh Kementerian PAN-RB R.I. Hasilnya, Implementasi SAKIP Pemkab Sidoarjo mendapatkan nilai BB dari Kementerian PAN-RB R.I. Hal tersebut berkat dukungan kinerja dari seluruh OPD yang ada di Kabupaten Sidoarjo. Dari hasil evaluasi SAKIP tersebut menunjukkan bahwa ada 7 OPD yang mendapat nilai A. Diantaranya RSUD, BKD, Dinas Kesehatan, Badan Pelayanan Pajak Daerah, Bappeda, Dinas Penanaman Modal dan PTSP, dan Inspektorat. Sedangkan 22 OPD yang lain mendapatkan nilai BB.  Selain itu juga ada 18 OPD yang mendapatkan nilai B.

“Dari data tersebut menunjukkan implementasi SAKIP Kabupaten Sidoarjo dalam kategori baik dan sebagian besar dalam range nilai BB,”ucapnya.

Diakhir sambutannya Bupati Sidoarjo H. Saiful Ilah mengatakan bahwa Kabupaten Sidoarjo telah banyak mendapatkan penghargaan atas hasil kinerja pembangunan tahun ini. Baik penghargaan tingkat provinsi maupun tingkat nasional.  Ada 9 penghargaan tingkat provinsi dan 21 penghargaan tingkat nasional yang berhasil di raih tahun ini. Ia sendiri menyadari kegiatan pembangunan di Kabupaten Sidoarjo berjalan dinamis dan telah mencapai keberhasilan. Walaupun ia katakan masih ada kekurangan dan hambatan. Namun menurutnya hal tersebut menjadi semangat bagi Pemerintah Kabupaten Sidoarjo untuk meraih prestasi dan berinovasi lebih baik bagi pelayanan publik dan pembangunan daerah. Hal tersebut tidak lain demi mewujudkan Sidoarjo yang Inovatif, Sejahtera, Mandiri dan Berkelanjutan.

kom3.jpeg

“Untuk itu, kepada para kepala OPD dan rekan-rekan pers, saya ucapkan terima kasih. Saya beri kesempatan bagi rekan- rekan pers untuk mengutarakan pendapat guna memajukan Kabupaten Sidoarjo lebih baik lagi, sesuai visi misi kami,”tutupnya.

Dalam kesempatan tersebut bupati Sidoarjo memberikan kesempatan berdialog dengan para wartawan yang hadir. Unek-unek para insan pers dapat disampaikannya langsung kepadanya. (sigit/Kominfo)

Posted in "Berita"